INDONESIA merupakan negara yang beruntung karena berada di garis khatulistiwa. Ini menjadikan siang dan malam kita seimbang sepanjang tahun. Namun, bagi negara-negara yang terletak di kutub utara, mereka memiliki jam siang dan malam yang tidak imbang. Bahkan, saat musim panas tiba, negara mereka bisa tidak mendapatkan malam hari.
Fenomena ini disebut dengan midnight sun. Ini merupakan fenomena alam di mana matahari bersinar selama 24 jam, alias tak ada malam hari.
Fenomena ini terjadi selama beberapa bulan setiap tahunnya. Saat fenomena ini terjadi, matahari tak akan terbenam (melewati horizon), melainkan bergerak mengikuti garis horizon dari kiri ke kanan (atau sebaliknya di belahan bumi yang lain.
BACA JUGA: 7 Kota Termacet di Indonesia, Jakarta Juaranya
Penyebab terjadinya fenomena ini adalah gerakan rotasi dan revolusi bumi dimana posisi rotasi bumi yang miring dengan sudut 23.4 derajat. Gerakan tersebut membuat sebagian bumi, umumnya yang berada di atas Arctic Circle mendapat sinar matahari lebih lama 24 jam dibanding bagian lainnya.
Nah, dirangkum MNC Portal dari akun Instagram Peponi Travel, berikut adalah 7 negara yang tidak memiliki malam hari saat pertengahan tahun atau musim panas.
1. Whitehorse, Yukon - Kanada
Fenomena ini bakal terjadi di Kanada pada 15-27 Juni setiap tahunnya. Anda bisa melihat matahari terbit sepanjang hari dari kota Dawson dan pergi ke pegunungan Kanada di Kluane National Park.
Ilustrasi (Shutterstock)
2. St.Petersburg - Rusia
Fenomena ini bakal terjadi pada 11 Juni sampai 2 Juli setiap tahunnya. Saat berlangsungnya fenomena tersebut, akan ada festival menonton kembang api, wisata kapal di Sungai Neva, serta pertunjukan konser opera dan balet Stars of The White Nights di Mariinsky Theatre.
BACA JUGA: 7 Kota Terunik di Indonesia, Pelancong Bisa Nikmati Pengalaman Menarik dan Berbeda
3. Rovaniemi - Finlandia
Fenomena ini bakal terjadi di sana pada 6 Juni hingga 7 Juli setiap tahunnya. Penduduk lokal akan mengadakan festival api unggun, menari, sauna tengah malam, hingga trekking perbukitan.
4. Longyearbyen, Svalbard - Norwegia
Fenomena ini bakal terjadi di Norwegia pada 14 Mei hingga 29 Juli. Bisa dikatakan rentang waktunya lebih lama dari wilayah sebelumnya. Penduduk setempat biasanya akan melihat kehidupan alam liar seperti paus dan walrus.