SEORANG lulusan SMK yang menjadi pramugari rupanya mendapat gaji level manager. Hal ini dibongkar oleh selebgram bernama Heksa Putrie, seorang pramugari cantik maskapai ternama melalui kanal YouTube-nya.
Secara blak-blakan, Heksa mengaku memiliki tiga pendapatan gaji rutin selama bekerja, yakni gaji pokok, gaji pata, dan gaji jam terbang.
Gaji pokok biasa didapatkan setiap bulan, sedangkan gaji pata selalu dibayar setiap melakukan penerbangan. Sementara untuk gaji jam terbang, nilainya akan semakin besar jika semakin sering melakukan penerbangan.
"Yang pertama, gaji pokok yang didapatkan pramugari setiap bulan. Kedua, itu gaji pata atau uang pata yang dibayar setiap kita terbang. Yang ketiga gaji jam terbang, semakin kita sering terbang, salary tambah besar," tutur Heksa Putrie di channel YouTube-nya, dikutip MNC Portal Indonesia.
Tetapi, nilai gaji ini berbeda-beda, sesuai dengan grade sang pramugari. Dijelaskan, ada lima grade yaitu F1, F2, hingga F5. Untuk senior seperti Heksa Putri, dia mendapat gaji pokok sebesar Rp4,2 juta mengikuti gaji UMR Jakarta. Tetapi karena dipotong asuransi BPJS Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan, dan lainnya, Heksa Putrie hanya mendapatkan gaji pokok bersih sekira Rp3,8 juta.
Untuk gaji pata, Heksa bisa mendapatkan rata-rata Rp2 juta hingga Rp4 juta di akhir bulan. Ini jika dia melakukan penerbangan sekira 80 jam. Sedangkan untuk gaji jam terbang, Heksa mengaku memiliki pendapatan yang lebih besar. Tak tanggung-tanggung, Heksa menyebut gaji terbangnya mencapai Rp10 juta.
Pasalnya, sebagai pramugari senior, dia mendapat gaji Rp70 ribu per jam. Nah, karena Heksa selalu terbang lebih dari 100 jam dalam sebulan, dia pun bisa mendapatkan uang sampai Rp10 jutaan, dan ini bisa bertambah jika semakin rajin melakukan penerbangan.
"Jadi dalam sebulan jangan malas terbang atau datang terlambat agar uang jam terbangnya enggak hilang," kata Heksa Putrie.
Lebih lanjut, Heksa membeberkan beberapa keuntungan sebagai pramugari. Pertama, dia mendapat banyak fasilitas pendukung selama bekerja. Misalnya, saat terbang ke luar kota, pasti para pramugari tidur di hotel berbintang atau mess yang nyaman.
Kedua, para pramugari juga selalu dijemput dan diantar ke rumah masing-masing. Oleh karena itu, walaupun tak mendapat uang transport, uang gaji pun tetap aman saat ada jadwal terbang setiap hari.
Bonusnya lagi, para pramugari yang kerja lembur di hari libur Nasional atau Hari Raya akan mendapat insentif khusus dari maskapai. Meski tak disebutkan nominal pastinya, tetapi Heksa menjamin nominal bonusnya itu tak sedikit.
"Insentif biasa kita dapatkan kalau terbang saat Hari Raya. Atau misal harus terbang di bawah pukul 05.00, pukul 03.00, pukul 02.00, itu ada uang tambahannya sendiri," ungkapnya.
Totalnya, Heksa Putrie menyebut gaji pramugari bisa mencapai sekitar Rp15 juta hingga Rp18 jutaan per bulan. Dan ini bisa semakin bertambah seiring berjalannya waktu. Semakin lama masa kerja seorang pramugari, nilai gaji yang didapatkan pun akan semakin fantastis! Gimana, makin tertarik jadi pramugari?
(Rizka Diputra)