PENUMPANG maskapai British Airways yang terbang ke Bandara Heathrow, London, Inggris marah setelah diberi pilihan untuk meninggalkan barang bawaan mereka atau menunggu berjam-jam karena kurangnya staf pada Sabtu dan Minggu.
Kekacauan terjadi setelah Badai Eunice melanda Inggris, menyebabkan kerusakan yang meluas dan ratusan pembatalan penerbangan dari bandara terbesar di negara itu.
Sementara penundaan bagasi tampaknya tidak disebabkan oleh badai, penumpang mengeluh British Airways dan Heathrow tidak mau menjelaskan mengapa hal itu terjadi.
BACA JUGA: 4 Jenis Awan yang Berbahaya Bagi Penerbangan, Bisa Bikin Pesawat Jatuh
Melansir dari News.com.au, Rabu (23/2/2022), beberapa penumpang mengaku harus menunggu beberapa jam sebelum barang bawaan mereka tiba di carousel pada Sabtu.
Pada malam harinya, sistem tampaknya berhenti total dan penumpang disuruh meninggalkan bandara, serta mengisi formulir bagasi yang hilang.
Seorang penumpang membagikannya ke Twitter dan mengeluh tentang penanganan bagasi British Airways, menggambarkannya sebagai hal yang memalukan.
“Menyembunyikan staf layanan penumpang Anda ketika dimintai pembaruan dan tumpukan barang bawaan yang tidak terkirim/tidak diklaim. Menyalahkan angin ketika kenyataannya adalah Anda kekurangan staf. Memalukan," tulis tweet tersebut.
BACA JUGA: Penumpang Harus Tahu, Cek Tanda Kondisi Darurat di Kabin Pesawat
Penumpang harus menunggu selama tiga jam untuk barang bawaan mereka, sementara yang lain mengatakan telah menunggu lebih dari empat jam.
Di papan pesan frequent flyer FlyerTalk, seorang pengguna membagikan apa yang telah diberitahukan kepada mereka setelah penerbangan mereka ke Jenewa tertunda.
"Kapten mengatakan kekurangan awak darat berarti barang bawaan dari penerbangan masuk lambat untuk diturunkan dan tas untuk penerbangan kami bahkan lebih lambat untuk dimuat," tulis mereka.