Menurut juru kunci wujud nyata dari makhluk gaib itu biasanya menjelma sebagai ular, biawak dan kelelawar.
Untuk mengunjungi tempat tersebut wisatawan diharapkan dapat menjaga etika dan tata krama serta tidak sembarangan berbicara kotor.
Karena hal tersebut bisa mengganggu makhluk gaib yang bersemayam di sana dan tentu agar selalu berhati-hati supaya tidak ada kejadian yang tidak diinginkan.
Terlepas percaya atau tidak hal itu kembali kepada diri sendiri tentu di manapun kita berada kita harus menjunjung tinggi adat dan budaya karena itu merupakan kekayaan alami yang dimiliki rakyat Indonesia.
(Kurniawati Hasjanah)