Gelombang Omicron Semakin Besar, Ahli Berharap PTM Bisa Dikaji Ulang

Muhammad Sukardi, Jurnalis
Rabu 02 Februari 2022 17:28 WIB
Ilustrasi Sekolah Tatap Muka. (Foto: Shutterstock)
Share :

LONJAKAN kasus Covid-19 di Indonesia memang terus mengalami kenaikan. Data Kementerian Kesehatan sendiri menunjukkan bahwa penambahan kasus harian baru Covid-19 mencapai lebih dari 16 ribu.

Ahli Epidemiologi Griffith University Australia Dicky Budiman mengatakan, Omicron bukan hanya ancaman nyata bagi kelompok lansia dengan komorbid, tetapi juga anak-anak.

"Omicron sangat rawan bukan hanya untuk kelompok lansia dengan komorbid, tetapi juga anak-anak di bawah 6 tahun. Ini serius sekali," paparnya pada MNC Portal melalui pesan singkat, Rabu (2/2/2022).

Karena anak-anak menjadi kelompok rentan dalam perbesaran Omicron, Dicky sangat berharap agar pemerintah pusat maupun daerah mempertimbangkan kembali pembelajaran tatap muka (PTM).

"PTM harus ditunda karena kita harus meminimalisir lonjakan kasus, khususnya pada kelompok anak-anak yang rentan terhadap varian Omicron," saran Dicky.

Ia memprediksi bahwa lonjakan kasus Covid-19 di puncaknya nanti itu bisa 500 ribu. Namun, karena kemampuan testing Indonesia yang tidak begitu agresif dan masif, Dicky memprediksi 100 ribuan kasus saja yang akan terdeteksi.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Women lainnya