Dokter fajri mengatakan, salah satu gejala yang paling sering terjadi adalah brain fog atau gangguan pada sistem saraf. Potensi seseorang mengalami brain fog ini cukup besar angkanya ada yang mencapai 40 – 50 persen.
Nyatanya Long Covid ini juga menyerang sistem saraf yang gejalanya sangat memengaruhi kondisi mental seseorang. Diantarnya adalah tidak bisa tidur, brain fog, depresi, kecemasan, dan lain sebagainya. Kondisi ini dapat terjadi pada orang yang gejalanya ringan bahkan tidak bergejala.
BACA JUGA: Menkes Minta Masyarakat Tidak Panik, ke Rumah Sakit Bila Gejala Infeksi Omicron Berat
“Bisa terjadi potensi lain seperti peradangan yang mengganggu regenerasi saraf. Atau autoimun di mana autoimunnya menyerang tubuh, bahkan direct infection (infeksi langsung) virus Covid-19 di sistem saraf. Jadi ada risikonya walaupun infeksi ringan Covid-19 nya. Kalau saya lebih memilih tidak terkena Covid-19,” tuntasnya.
(Dyah Ratna Meta Novia)