Keluhan pasien, di antaranya, sering merasa kehausan, luka tak sembuh-sembuh, sering buang air kecil kala malam, gigi mudah tanggal, lalu keputihan (pada perempuan) yang tak sembuh dan luka yang pulihnya memakan waktu lama.
Sementara komplikasi yang biasanya muncul tergantung pada organ yang diserang di antaranya, stroke (bila menyerang otak), gagal ginjal (ginjal), impotensi pada laki-laki (organ reproduksi), gangguan sirkulasi darah dan sistem saraf.
Tarigan mengatakan, sekalipun penderita mengontrol gula darahnya dan berkonsultasi dengan dokter, namun seringkali tak rutin.
"Menganggap sekali terkontrol akan terus terkontrol. Enggak mau periksa lagi. Padahal, Belum tentu sekali terkontrol selalu terkontrol. Diabetes termasuk penyakit kronik progresif," kata dia.
Di samping itu, kesalahan lainnya, ialah kekhawatiran penderita bila mengonsumsi obat terus menerus akan merusak ginjal.