WHO: Omicron Bukan Varian Covid-19 Terakhir

Wilda Fajriah, Jurnalis
Minggu 23 Januari 2022 15:33 WIB
Ilustrasi. (Foto: Freepik)
Share :

VIRUS Covid-19 memang sangat rentan mengalami mutasi, lantaran masih banyak mereka yang belum mendapatkan vaksin Covid-19. Tidak heran, jika sudah beberapa mutasi terjadi, dengan mutasi terbaru adalah varian Omicron.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pun menyebut, virus Covid-19 masih akan terus mengalami mutasi. Oleh karena itu, varian Omicron tidak akan menjadi varian terakhir dari Covid-19.

"Pandemi ini belum berakhir dan dengan pertumbuhan Omicron yang luar biasa secara global, varian baru kemungkinan akan muncul, itulah sebabnya pelacakan dan penilaian tetap penting," kata kepala badan kesehatan PBB Tedros Adhanom Ghebreyesus seperti dilansir dari laman Times Now News.

WHO mengatakan, pandemi tidak akan berakhir karena varian omicron bersubsidi di beberapa negara, memperingatkan tingginya tingkat infeksi di seluruh dunia kemungkinan akan menyebabkan varian baru saat virus bermutasi.

"Kami telah dapat melacak varian baru seperti Omicron dan evolusi virus ini secara real-time, berkat upaya ribuan ilmuwan dan ahli di seluruh dunia. Lebih dari 7 juta sekuens genom utuh dari 180 negara kini telah dikirimkan ke GISAID yang awalnya dibentuk untuk melacak flu," jelasnya.

Kepala WHO pun memperingatkan terhadap narasi bahwa varian Omicron yang sangat menular dari SARS-CoV-2 adalah ringan dan bebas risiko. Mereka memperingatkan bahwa narasi palsu bahwa pandemi virus corona telah berakhir akan menyebabkan kerugian besar bagi umat manusia.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Women lainnya