Sementara untuk kelompok lainnya, dr. Dicky mengungkapkan kurang lebih sampai 40 persen yang masih beresiko karena belum juga mendapatkan vaksinasi Covid-19 dua dosis lengkap. “Saat ini, ada kurang lebih 30-40 persen yang rawan karena belum divaksin. Ini bicara vaksin dua dosis,” lanjutnya.
Senada dengan saran Epidemiolog, Jubir Kemenkes RI, dr. Siti Nadia Tarmizi, M.Epid mengatakan berkaca dari kasus kematian pertama akibat Omicron di Indonesia, saat ini Kemenkes akan makin menggenjot program vaksinasi dua dosis dasar atau vaksinasi primer sebagai langkah penanganan Covid-19 di Tanah Air.
“Iya percepatan vaksinasi dosis primer (dosis pertama dan kedua), protokol kesehatan, dan testing juga tracing,” ucap dr. Nadia, saat dihubungi MNC Portal Indonesia, melalui pesan singkat.
(Martin Bagya Kertiyasa)