11. Mi Kopyok Pak Dhuwur
(15 Tempat Makan Legendaris di Semarang, Foto: @miekopyok_pakdhuwur/Instagram)
Mi Kopyok adalah mi kuning dengan potongan tahu dan touge yang disiram kuah bawang. Rasanya gurih dan segar. Seporsi mi kopyok harganya cuma Rp13.000. Lokasinya ada di Jl. Tanjung no. 18 A, dekat kantor PLN. Jika ingin mencicipi kuliner Semarang yang satu ini, coba datang ke tempatnya antara jam 07.00-16.00 WIB.
12. Gudeg Mbak Tum
Gudeg Mbak Tum ini nggak kayak gudeg di Jogja yang manis. Gudeg di sini cenderung gurih. Teman makan gudegnya ada kopyor, telur, dan ayam suwir, tinggal pilih aja yang sesuai selera.
Herannya warung gudegnya Mbak Tum ini selalu rame, padahal mbak Tum-nya sendiri kalo kecapekan suka nggak buka warung. Kalau warungnya buka berarti siap-siap datang jam 18.00-24.00 WIB untuk nyobain gudeg Mbak Tum. Harganya Rp19.000-Rp31.500, sesuai lauk tambahan yang kamu pilih.
13. Leker Paimo
Meskipun leker dikenal sebagai jajan anak sekolah, tapi Leker Paimo adalah kuliner legendaris khas Semarang yang bikin kenyang. Gimana nggak, Leker Paimo ini punya banyak variasi isian, mulai dari yang biasa macam coklat, keju, atau karamel, sampe yang istimewa seperti jagung manis, telur, tuna, kornet, sosis, sampe keju mozarella.
Harganya bervariasi dari Rp2.000-Rp20.000. Leker Paimo bisa ditemukan di Depan SMA Loyola. Jam bukanya di jam 10.00-18.00 WIB. Kalau Minggu tutup ya, jadi jangan ke sini.
14. Tahu Pong Gadjahmada
Tahu pong bisa dibilang jadi salah satu kuliner legendaris di Kota Semarang. Tahu dan teman-temannya tadi disiram kuah yang khas. Rasanya segar. Harga per porsinya Rp16.000-Rp28.000, tergantung mau nambah apa. Buka jam 11.30 – 20.00 WIB tapi kalau hari Minggu tutup. Tahu Pong Gadjah Mada ada di Jl. Gajahmada no. 63B, deket sama Hotel Gumaya.
15. Lumpia Gang Lombok
Semarang populer sebagai kota lumpia. Jelas ada banyak jenis lumpia di Semarang. Tapi Lumpia Gang Lombok ini yang paling legendaris. Harganya Rp15.000 per buah. Letaknya di Jalan Gang Lombok no. 11, sebelahan dengan Klenteng Tay Kak Sie.
(Helmi Ade Saputra)