3. Ketahui aturan komunikasi radio
Komunikasi adalah kuncinya, baik di darat maupun di udara. Berkomunikasilah dengan benar dan mengikuti etiket radio. Jangan sampai Anda menyampaikan informasi palsu atau salah kepada pihak penerima. Susun panggilan Anda dengan mengidentifikasi siapa, di mana, dan kemudian apa.
Saat mengidentifikasi diri Anda di area yang tidak memiliki menara, sebutkan warna dan model Anda. Nomor ekor biasanya digunakan sebagai pengidentifikasi tetapi tidak mudah dikenali oleh pilot lain. Faktanya, jika mereka dapat dengan mudah membaca nomor ekor Anda, situasi berbahaya pasti sedang berlangsung.
Baca juga: Jangan Bawel, Begini Cara agar Teman Duduk di Pesawat Nyaman dengan Anda
4. Jangan pernah terbang di bawah 1000 kaki
Terbang di bawah 1000 kaki menghadirkan potensi masalah saat menghadapi kegagalan mesin. Pikirkan ke depan untuk keadaan darurat atau malfungsi penerbangan yang mungkin terjadi. Jika itu terjadi pada ketinggian saat ini yang Anda tuju, apakah Anda punya cukup waktu untuk memperbaiki situasi?
5. Banyak Latihan
Tentu saja semakin banyak mil yang Anda miliki di udara, semakin baik keahlian pilot Anda. Terbang lebih sering akan melatih keterampilan Anda, menjaga memori otot Anda tetap kencang, dan memberi Anda pengalaman belajar baru. Lebih banyak pengalaman tidak pernah menyakiti siapa pun, jadi mulailah terbang.
(Salman Mardira)