Arkeolog mengungkapkan bahwa ada sebanyak 100.000 eksemplar dokumen semacam ini di dunia pada waktu itu, dan hanya 800 di antaranya yang bertahan hingga hari ini.
"Kami tahu 650 di antaranya dipelajari. Dengan diploma militer ini, tentu menjadi pengalaman yang menarik. Kami akan melanjutkan penggalian sampai nanti pada 2022," tambah Alkan.
Perre memang sebuah kota penting karena sejarah agama dan geopolitik, bahkan keindahan air kota disebutkan dalam sumber Romawi kuno. Namun, Perre kehilangan arti pentingnya setelah Periode Bizantium dan tidak pernah mendapatkan kembali kejayaannya.
Adanya makam juga menjadi daya tarik utama Perre, diukir di bebatuan dengan sangat menakjubkan. Selain itu, jika Anda berkesempatan datang ke Perre terdapat juga mosaik besar berbentuk hati, figur bola dunia 3D, dan modul geometris segi delapan yang menarik.
(Salman Mardira)