Berdasarkan data terakhir lalu lintas penerbangan di Bandara Radin Inten II lanjutnya, mencapai 2.100 penumpang dengan frekuensi penerbangan yang mulai meningkat menjadi 15 sampai 16 penerbangan pulang pergi dalam sehari.
"Kapasitas penumpang sudah 93 persen di satu pesawat, frekuensinya 16 penerbangan bisa sampai 2.100 orang penumpang. Ini sudah kembali pulih setelah perubahan syarat penerbangan, jadi penerapan protokol kesehatan dan mitigasi antrean di area bandara jadi langkah mencegah persebaran Covid-19," ucap Syahril.
Dikatakannya, masa peak season pada libur akhir tahun, pihaknya pun telah melakukan langkah pengawasan di landasan pacu, apron dan terminal untuk menjaga keselamatan penerbangan.
"Telah dilakukan pengawasan di apron, landasan pacu, terminal untuk menghadapi peak season di akhir tahun. Terutama saat ini sedang musim hujan jadi keselamatan penerbangan jadi prioritas juga," pungkas Syahril.
(Rizka Diputra)