Paspor Vaksin Covid-19 Tingkatkan Laju Vaksinasi

Pradita Ananda, Jurnalis
Selasa 14 Desember 2021 19:06 WIB
Vaksinasi Covid-19 (Foto: Freepik)
Share :

DIBERLAKUKANNYA aturan paspor vaksin untuk mengakses tempat-tempat publik seperti restoran, museum, dan tempat-tempat umum lainnya nyatanya memang membantu suatu negara dengan tingkat vaksinasi yang masih rendah untuk meningkatkan laju vaksinasi Covid-19 di negaranya.

Ini merupakan hasil studi penelitian yang baru saja dipublikasikan pada Senin 13 Desember kemarin oleh The Lancet.

 

Mengutip Gulfnews, Selasa (14/12/2021) keberadaan paspor vaksin yang berisi bukti vaksinasi, hasil tes negatif Covid-19 tersebut menunjukkan hasil telah meningkatkan rate vaksinasi Covid-19 di 20 hari sebelum dan 40 hari setelah diterapkan di Prancis, Israel, Italia dan Swiss.

Keempat negara tersebut tercatat sebagai negara dengan tingkat inokulasi alias vaksinasi di bawah rata-rata.

Studi penelitian pertama yang mengamati bagaimana dampak dari penerapan aturan paspor vaksin Covid-19 tersebut digelar dengan menganalisa data dari enam negara. Studi ini muncul seiring dengan penyebaran Omicron di penjuru dunia, mendorong negara seperti Inggris dan lainnya untuk memperketat perbatasan dan mencari cara untuk bisa memvaksinasi masyarakat yang masih ragu akan vaksin.

Meski demikian, Dokter Tobias, dokter di Universitas Oxford yang ikut menulis penelitian tersebut mengingatkan kalau sertifikat Covid-19 ini bukan senjata tunggal untuk meningkatkan laju vaksinasi karena tetap harus dikombinasikan dengan kebijakan aturan lainnya.

“Namun, sertifikasi Covid-19 saja bukanlah satu-satunya ‘peluru’ untuk meningkatkan penyerapan vaksin. Harus digunakan bersama dengan kebijakan lain,” ujar Dokter Tobias.

 Baca juga: Breaking News! Kasus Positif Covid-19 Bertambah 190

Para peneliti menambahkan, pihak otoritas kesehatan masyarakat juga harus memerangi keraguan soal vaksin. Melalui target vaksin, sosialisasi komunikasi untuk meningkatkan pengetahuan terkait vaksin Covid-19 serta membangun kembali kepercayaan pada pemerintah, terutama di kalangan minoritas.

(Dyah Ratna Meta Novia)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya