DIBERLAKUKANNYA aturan paspor vaksin untuk mengakses tempat-tempat publik seperti restoran, museum, dan tempat-tempat umum lainnya nyatanya memang membantu suatu negara dengan tingkat vaksinasi yang masih rendah untuk meningkatkan laju vaksinasi Covid-19 di negaranya.
Ini merupakan hasil studi penelitian yang baru saja dipublikasikan pada Senin 13 Desember kemarin oleh The Lancet.
Mengutip Gulfnews, Selasa (14/12/2021) keberadaan paspor vaksin yang berisi bukti vaksinasi, hasil tes negatif Covid-19 tersebut menunjukkan hasil telah meningkatkan rate vaksinasi Covid-19 di 20 hari sebelum dan 40 hari setelah diterapkan di Prancis, Israel, Italia dan Swiss.
Keempat negara tersebut tercatat sebagai negara dengan tingkat inokulasi alias vaksinasi di bawah rata-rata.