SEBANYAK 7 kata slang bahasa Jepang sering diucapkan dalam kehidupan sehari-hari. Bagi sebagian orang, mempelajari bahasa Jepang tentu bukan perkara mudah.
Belum jika berbincang dengan orang Jepang yang seringkali menggunakan kata Slang yang sulit dipahami.
Kata slang adalah istilah bahasa gaul yang tidak ada di dalam kamus. Lazimnya, kata-kata ini hanya diucapkan oleh anak-anak muda Jepang saat berbicara dengan teman sebayanya. Nah, berikut ini 7 di antara kata slang dalam bahasa Jepang yang sering diucapkan anak gaul negeri sakura.
1. Kimoi
Kata ini dapat digunakan ketika kalian menemukan sesuatu yang sangat menjijikkan. Kimoi ialah singkatan dari 'kimochi warui', yang digunakan setiap orang ketika mereka merasa sakit dan mual, atau gelisah oleh sesuatu hal.
2. Uzai
Kata Uzai merupakan pernyataan yang digunakan ketika kalian menemukan sesuatu (atau seseorang) yang sangat mengganggu atau membuat tidak nyaman.
Baca juga: Mengenal Budaya Onsen Jepang, Bersantai Menikmati Air Panas Alami
3. Yabai
Yabai biasanya digunakan dalam konteks positif dan negatif ketika ada sesuatu yang sangat baik, sangat buruk atau hanya ada yang berlebihan sedang terjadi.
4. Darui
Kata ini menggambarkan aspek monoton dan melelahkan dari tugas-tugas yang membosankan dan mematikan pikiran.
Baca juga: 5 Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Naik Kereta di Jepang, Jangan Seenaknya Aja!
Kata uni juga dapat digunakan untuk menggambarkan keadaan pikiran kalian ketika dihadapkan dengan rangkaian tugas. Setiap kali seseorang merasa lesu, ambivalen dan tidak bersemangat, mereka dapat dianggap sebagai 'darui'.
5. Saitei
Saitei dapat digunakan untuk menggambarkan seseorang dengan kepribadian yang sembrono maupun dalam situasi yang mengerikan. Kata ini juga menggambarkan situasi seperti mobil yang lewat memercikkan air hujan.
(Ilustrasi, Foto: Nippon)
6. Maji
Kalian dapat berkata Maji manakala seseorang menyampaikan berita besar, atau menemukan sesuatu yang luar biasa dan tidak dapat dipercaya.
7. Ukeru
Kata Ukeru biasanya digunakan saat mendengar sesuatu yang lucu atau kocak. Ukeru juga kerap dipakai dalam percakapan tatap muka (face to face) ketimbang melalui teks tau tulisan.
(Rizka Diputra)