Vaksin yang diakui FDA dan WHO akan diuji dan dilakukan peninjauan untuk menentukan keamanan dan efektivitasnya.
Dari seluruh vaksin yang digunakan secara internasional, para ahli mengatakan beberapa kemungkinan tidak akan diakui oleh lembaga tersebut.
"Tidak semuanya, akan dievaluasi dalam uji klinis dengan ketelitian yang diperlukan," kata Direktur Eksekutif Pusat Akses Vaksin Internasional Johns Hopkins, Dr. William Moss.
Di bawah kebijakan baru, turis asing wajib menunjukkan bukti vaksinasi, baik bepergian melalui udara, darat, atau laut.
(Rizka Diputra)