"Jika tidak prioritas bisa saja ada yang mencoret saat pembahasan. Kemudian Fauzi baru mengatakan bahwa pihaknya akan menjamin anggaran itu, dan ia menginput di SIPD. Katanya, dia sudah koordinasi dengan Bappeda," kata Joko.
Menurut dia, pengusulan anggaran dari Dinas Pariwisata untuk APBD Siak 2022 itu tidak buruk. Namun, normalnya APBD 2022 akan berjalan pada bulan Mei sehingga tenggat waktunya terlalu panjang, sementara kondisi Kapal Kato sudah sangat memprihatinkan.
Mendengar desakan itu, Fauzi berjanji akan bergotong royong untuk membersihkan Kapal Kato tersebut dalam waktu dekat.
Baca juga: Kawasan Kumuh di Tepian Sungai Siak Bakal "Disulap" Jadi Objek Wisata
(Foto: Instagram/@exploresiak)
Joko menegaskan bahwa pihaknya akan mengawal janji Kepala Dinas Pariwisata Siak tersebut. Jika usulan itu dicoret dengan berbagai alasan, pihaknya kembali menggalang sejuta koin lagi demi menjaga muruah terhadap benda peninggalan SSK II tersebut.
"Jika mau refocusing, rasionalisasi anggaran di kemudian hari, ya, silakan. Akan tetapi, anggaran untuk Kapal Kato jangan diganggu-ganggu. Jika diganggu, artinya Pemkab Siak mengajak perang masyarakat, dan sudah jelas kami siap untuk itu," tegas Joko.
Kepala Dinas Pariwisata Siak, Fauzi Asni membenarkan telah bertemu dengan masyarakat dan PCBS untuk membahas Kapal Kato. Ia tidak menafikkan kondisi Kapal Kato yang memprihatinkan.