Mirisnya Kapal Bersejarah Peninggalan Sultan Siak, Bodi Berlumut hingga Karatan

Antara, Jurnalis
Sabtu 20 November 2021 19:30 WIB
Kondisi memprihatinkan kapal bersejarah peninggalan Sultan Siak (Foto: Antara)
Share :

KAPAL Kato peninggalan Sultan Syarif Kasim (SSK) II di kompleks Istana Siak, Provinsi Riau kondisinya sangat memprihatinkan. Kapal sarat sejarah itu kini dindingnya berselimut lumut dan bodinya pun nampak berkarat.

"Kami sedih melihat kondisi Kapal Kato yang dibiarkan begitu saja. Memang awalnya polemik ini ramai diperbincangkan di media sosial, kemudian kami bertemu dan membahas kondisi ini," kata Ketua Pelindung Cagar Budaya Siak (PCBS), Tatang Syafrawi.

Menurutnya, hasil diskusi PCBS melahirkan beberapa kesepakatan, yakni menggalang sejuta koin untuk biaya perawatan Kapal Kato jika tidak ada kepedulian pihak bertanggung jawab. Seiring dengan itu, juga mewacanakan pemindahan kapal ke daerah tepian Sungai Siak sehingga membuka destinasi wisata baru.

Upaya itu direspons oleh Kepala Dinas Pariwisata Fauzi Asni, kemudian mereka adakan pertemuan dihadiri PCBS ditambah dengan beberapa tokoh masyarakat seperti Sujarwo.

Baca juga: Kembali Dibuka Sambut Wisatawan, Istana Siak Terapkan Protokol Kesehatan


Ia mendesak Fauzi Asni merespons cepat terhadap keprihatinan masyarakat Siak terhadap kondisi kapal tersebut.

"Sebagai putra Siak, kami mempunyai semangat bagaimana aset sejarah di negeri tercinta ini dihargai sehingga generasi berikutnya juga menghargainya, bahkan menjadikan kebanggaan terhadap sejarah negeri sendiri," ungkapnya.

Sementara, Penasihat PCBS, Joko Suliso mengatakan, PCBS dijembatani tokoh muda Siak Rollis Muchtar untuk berjumpa dengan Kepala Dinas Pariwisata. Namun, kata Joko, Fauzi Azni awalnya hanya menjawab secara normatif seperti sudah mengusulkan anggaran pengecatan dan perawatan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Siak 2022.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya