Waspada Tifoid, Cegah dengan Vaksinasi Sejak Dini

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis
Kamis 11 November 2021 17:44 WIB
Kena tifoid (Foto: Medical news today)
Share :

MENYAMBUT Hari Kesehatan Nasional yang jatuh pada Jumat 12 November 2021, sosialisasi pentingnya mendapatkan vaksinasi untuk mencegah penyakit menular melalui makanan atau foodborne disease, terutama penyakit tifoid sangat diperlukan.

Melalui vaksinasi, tubuh seseorang mendapatkan perlindungan ekstra sehingga dapat menyantap berbagai makanan dan minuman tanpa rasa khawatir. Hal ini penting untuk dilakukan, sebab risiko kontaminasi makanan atau minuman bisa terjadi pada setiap tahap.

Proses kontaminasi bisa dimulai saat mempersiapkan bahan makanan, proses pengolahan, penyajian, pengemasan, penyimpanan, dan bahkan tahap pengantaran makanan. Ini berlaku pada makanan baik yang disiapkan sendiri, dibeli, maupun melalui pemesanan.

Dokter Spesialis Penyakit Dalam dr. Suzy Maria, Sp.PD-KAI mengatakan, demam tifoid adalah infeksi sistemik yang disebabkan oleh bakteri Salmonella Typhi melalui konsumsi makanan atau air yang terkontaminasi. Penyakit akut ini memiliki beberapa gejala, di antaranya:

1. Demam yang meningkat secara bertahap tiap hari serta lebih tinggi pada malam hari

2. Nyeri otot

3. Sakit kepala

4. Kelelahan dan lemas

5. Muncul ruam

6. Pada anak-anak, tifoid sering disertai diare. Sementara orang dewasa cenderung mengalami konstipasi

"Food borne disease seperti demam tifoid dapat dicegah dengan cara menjaga sanitasi dan higienitas pribadi dan menghindari kontak dengan penderita," kata Dokter Suzy, dalam virtual media briefing, Kamis (11/11/2021).

Lebih lanjut, Dokter Suzy mengatakan, saat ini Indonesia masih merupakan negara endemik tifoid. Oleh sebab itu vaksinasi bisa menjadi langkah optimal serta efektif untuk mencegah demam tifoid.

Baca juga: Nana Mirdad Kena Demam Tifoid 2 Minggu, Kenali Gejala dan Komplikasinya

"Cara kerja vaksinasi untuk penyakit tifoid dengan meningkatkan sistem imun tubuh untuk melawan infeksi bakteri Salmonella Typhi. Vaksinasi dapat dilakukan mulai usia dua tahun ke atas dan untuk mendapatkan perlindungan maksimal, seseorang direkomendasikan mendapat vaksinasi tifoid setiap tiga tahun sekali," pungkasnya.

(Dyah Ratna Meta Novia)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya