Umat Hindu di Bali biasanya mengenal dua tipe penjor yakni:
1. Penjor sakral, bagian dari ucapara keagamaan. Misalnya upacara Galungan.
2. Penjor hiasan, bagian dari suatu acara yang tak ada hubungannya dengan upacara keagamaan. Misalnya penjor sebagai pesta kesenian.
Meskipun bukan hari libur nasional, wisatawan dapat merasakan suasana Galungan yang sangat kental di Bali. Pasalnya, banyak upacara-upacara keagamaan yang dilakukan berbagai tempat untuk memperingati hari raya ini.
Setelah Hari Raya Galungan, sepuluh hari kemudian, umat Hindu di Bali akan memperingati Hari Raya Kuningan, sebagai penanda berakhirnya Galungan.
(Kurniawati Hasjanah)