Luhut Bongkar Modus Pelanggaran PPKM di Tempat Wisata, Matikan Lampu demi Kelabui Petugas

Antara, Jurnalis
Rabu 10 November 2021 00:03 WIB
Menko Bidang Maritim dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan (Foto: Instagram/@luhut.pandjaitan)
Share :

MENTERI Koordinator bidang Kemaritiman dan Investas sekaligus Koordinator PPKM Jawa-Bali, Luhut Binsar Pandjaitan membeberkan sejumlah modus pelanggaran aturan PPKM yang terjadi di tempat wisata seperti kelab malam di Bali dan Bandung.

Luhut dalam konferensi pers via daring engatakan, pihaknya sengaja menurunkan tim untuk mengawasi pelaksanaan protokol kesehatan di wilayah Bali dan Bandung.

"Dalam penelusuran kami, kami menemukan protokol kesehatan dilakukan dengan baik di pusat perbelanjaan/mal. PeduliLindungi diterapkan dengan ketat, masyarakat yang masuk semua menggunakan masker, dan jam operasional juga sesuai dengan aturan," ujarnya.

Sementara itu, di tempat wisata masih ditemukan penerapan jaga jarak (physical distancing) yang masih lemah dan masih ada tempat wisata yang hanya melakukan scan PeduliLindungi pada perwakilan saja.

"Hal ini tentunya akan menjadi evaluasi kami dan akan kami diskusikan lebih lanjut kepada seluruh pemangku kepentingan di masing-masing daerah dan sektor tersebut," katanya.

Baca juga: PPKM Jawa-Bali Lanjut Terus, Syarat Perjalanan Domestik Tak Berubah


(Ilustrasi, Foto: Antara)

Lebih lanjut, Luhut mengungkapkan timnya menemukan sejumlah pelanggaran, utamanya terjadi pada beberapa restoran dan beach club yang ada di wilayah Bali.

Beach club dan bar disebutnya beroperasi tanpa pembatasan kapasitas, tidak ada jaga jarak dan tidak ada penegakan hukum dari pihak pengelola untuk menerapkan protokol kesehatan selama beraktivitas. Ia juga menyebut tidak ada paksaan untuk scan QR Code PeduliLindungi.

"Mengenai hal ini kami meminta kepada pemerintah daerah untuk berperan aktif dan tegas dalam menindak pelanggaran seperti ini dan mewajibkan seluruh pengelola agar memiliki QR Code PeduliLindungi dan juga memastikan agar para tamu melakukan scan barcode tersebut," katanya.

Luhut menambahkan, sesuai arahan Presiden Jokowi, lokasi-lokasi di Bali yang nanti akan jadi tempat pertemuan G20 tahun 2022 akan mulai disterilkan dari sekarang.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya