Keragaman Budaya Cabai di Asia Tenggara, 80 Persen Penduduk Myanmar Menggunakannya untuk Masak

Kurniawati Hasjanah, Jurnalis
Minggu 07 November 2021 13:04 WIB
Share :

Cabai di Indonesia

Penulis dan koki Petty Elliot menuturkan, perkembangan budaya cabai di Indonesia bermula sejak komoditas itu diperkenalkan dari penjelajah Portugis sejak tahun 1511.

Perkembangan lantas terjadi mulai dari produksi, variasi dan kreativitas penggunaan cabai dalam memasak.

Tak cuma menjadi makanan utama, cabai juga digunakan dalam minuman dan hidangan pencuci mulut.

Cabai juga memberikan koneksi dan hubungan yang kuat dalam makanan daerah di Indonesia melalui sambal. Setiap daerah memiliki sambal. Bahan yang paling penting untuk membuat sambal adalah cabai,” ujar Petty.

Adapun Pakar Kuliner William Wongso menjelaskan, Indonesia lekat dengan budaya sambal, sebab kebanyakan masyarakat Indonesia memiliki “state of mind sambal”. Artinya, masyarakat lebih dulu memikirkan keberadaan sambal itu sendiri bahkan sebelum mencicipi makanan utama.

“Masyarakat Indonesia itu kalau makan belum lengkap tanpa sambal,” imbuh William Wongso.

(Kurniawati Hasjanah)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya