Keragaman Budaya Cabai di Asia Tenggara, 80 Persen Penduduk Myanmar Menggunakannya untuk Masak

Kurniawati Hasjanah, Jurnalis
Minggu 07 November 2021 13:04 WIB
Share :

Cabai di Jerman

Pakar cabai asal Jerman, Alexander Hicks menjelaskan, budaya cabai di Jerman terus berkembang. Makanan pedas sebelumnya adalah keistimewaan yang hanya dapat ditemukan di restoran-restoran etnik.

Seiring berjalannya waktu, semakin banyak restoran di Jerman yang menyajikan makanan tradisional pedas dari berbagai belahan dunia.

Di Jerman, sudah banyak orang yang menanam cabai meskipun negara tersebut mengalami musim dingin. Hal itu membuat masa tanam cabai menjadi singkat.

Banyak pecinta cabai di Jerman mengatasi keadaan ini dengan membangun rumah kaca kecil untuk memperpanjang musim tanam.

“Cabai menaklukkan dunia lebih cepat dari siapa pun atau apa pun di masa lalu. Itulah alasan mengapa sekarang kita menemukan cabai tumbuh di seluruh dunia. Cabai telah berkembang menjadi lebih mudah untuk tumbuh di berbagai iklim,” katanya.

Hicks mulai menanam 13 varietas cabai yang berbeda hingga membuatnya menjadi 375 varietas dari seluruh dunia pada tahun 2006. Kini, ia sudah menumbuhkan lebih dari 2.000 varietas cabai berbeda.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya