SATU keluarga dipaksa turun dari pesawat American Airlines oleh pramugari, karenanya putranya yang masih berusia 2 tahun tidak mengenakan masker. Kejadian ini terjadi saat penerbangan dari Bandara Heathrow di London, Inggris dengan tujuan menuju Amerika Serikat.
Sang ibu, Angela Artis (31), membagikan pengalaman tak enak yang menimpanya di Instagram-nya dan menceritakan dirinya terjebak di bandara karena perlakukan tidak adil dari American Airlines.
Melansir dari MyLondon, Senin (25/10/2021), balita yang diketahui bernama Mason tersebut, secara fisik tidak dapat memakai masker karena kesulitan bernapas.
Baca juga: Mantan Pramugari Maskapai Italia Lepas Seragam hingga Tersisa Pakaian Dalam
Keluarga itu naik pesawat American Airlines dalam penerbangan 733 pada Minggu pekan lalu, setelah Angela dan suaminya Darien, memperbarui janji pernikahan mereka di Santorini, Yunani.
Angela mengatakan putranya tidak diminta untuk memakai masker dalam penerbangan mereka dari North Carolina.
Pramugari lainnya pun mengerti dan tidak ada yang menghentikan mereka, sampai kemudian berada di pesawat dalam penerbangan pulang, seorang pramugari mendekati mereka dan menunjuk balitanya yang tidak memakai masker.
"Sekitar 25 menit sebelum penerbangan akan lepas landas, pramugari lain datang dan menunjuk anak saya dengan jari. Dan mengatakan dia harus memakai masker atau harus pergi dengan cara yang sangat kasar,” kata Angela.
"Hati saya jatuh. Kami tidak tahu itu kebijakan yang ketat karena kami telah melakukan perjalanan sejauh itu tanpa putra saya yang memakai masker,” lanjutnya.
Seorang pramugari tampaknya mendengarkan Angela yang menjelaskan masalah mereka, sebelum mendorong kamera menjauh.
Baca juga: 2 Orang Dikeluarkan dari Pesawat karena Tak Pakai Masker, Penumpang Lain Bernyanyi Riang
"Suami saya mengeluarkan ponselnya untuk merekam karena dia merasa ini adalah perlakuan yang tidak adil terhadap kami," kata Angela dalam video kedua.
Dalam keterangannya, dia menambahkan: "Kami dikeluarkan dari pesawat American Airlines karena putra saya yang berusia dua tahun tidak memakai masker di pesawat."
"Ini merupakan perlakuan yang tidak adil dan tidak sopan,” sambungnya. Angie mengeklaim bayi lain yang seusia dengan putranya tidak diminta memakai masker di pesawat dan menyebut ini diskriminasi.
Angela, Darien, dan putra mereka harus tidur semalaman di hotel sebelum naik pesawat pada keesokan harinya.
“Kami diberi tahu anak-anak berusia dua tahun ke atas harus memakai masker. Namun, kami telah diberitahu oleh sejumlah pramugari bahwa memakai masker pada anak berusia dua tahun tidak dapat dipakai lebih dari lima menit.”
Angela mengatakan dirinya terus mendiskusikan masalah ini dengan pramugari, tetapi akhirnya, pesawat tetap kembali ke terminal.
Di bandara, ia menambahkan perwakilan maskapai pada dasarnya setuju dengan mereka, sementara pada penerbangan mereka di hari berikutnya, pramugari mengatakan bayi pada dasarnya tidak bisa memakai masker.
Sejalan dengan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS dan Administrasi Keamanan Transportasi, American Airlines mewajibkan penumpang berusia dua tahun ke atas untuk memakai masker setiap saat, baik di bandara maupun di dalam pesawat.
Dalam sebuah pernyataan, maskapai mengatakan: "Pada 17 Oktober, penerbangan American Airlines 733 kembali ke terminal sebelum keberangkatan dari London Heathrow untuk turun dari pesawat yang tidak memenuhi persyaratan memakai masker.”
Setelah setuju untuk mematuhi persyaratan memakai masker, semua penumpang dipesan ulang untuk perjalanan pada penerbangan berikutnya ke Charlotte di hari berikutnya.
"Kami sedang meninjau insiden ini dan anggota tim kami telah menghubungi penumpang untuk mempelajari lebih lanjut tentang apa yang terjadi,” kata pihak maskapai.
(Salman Mardira)