Di sisi lain, Sandiaga juga melihat adanya data mingguan dari pengguna aplikasi Peduli Lindungi yang mulai tersebar, namun kepatuhan untuk melakukan scan QR Code menurun.
Dengan demikian, Sandiaga juga ingin mengubah peraturan, dimana jika sebelumnya pengunjung yang melakukan scan barcode di tempat wisata atau mal, kini pengunjung-lah yang memberikan barcodenya.
"Kami mengingatkan semua untuk patuh terhadap protokol Peduli Lindungi. Dan sudah didiskusikan dengan pihak Kemenkes supaya aplikasi Peduli Lindungi ini bukan pengunjung yang check in, tapi teman-teman wisatawan ini justru yang memberikan barcode-nya," tukas Sandiaga.
(Salman Mardira)