3. Kelompok orang dengan penyakit penyerta termasuk HIV/AIDS (ODHA)
Hambatan vaksinasi:
- Infrastruktur: minim jenis vaksin yang sesuai dan minim risiko KIPI.
- Sosial: kewajiban mengungkapkan status ODHA saat screening dapat menyurutkan niat mendapatkan vaksinasi karena stigma tinggi masyrakat, teman sejawat, atau nakes.
- Finansial: agar bisa divaksin, ODHA perlu melampirkan hasil tes CD4 (membutuhkan biaya) dan tidak bisa dilakukan di semua fasilitas kesehatan.
Upaya penjangkauan:
- Memperluas cakupan penyedia layanan vaksinasi ke RS dan klinik swasta untuk mempermudah akses.
- Memprioritaskan distribusi vaksin dengan efikasi tertinggi pada kelompok lansia dan berpenyakit penyerta.
- Mengadakan vaksinasi khusus bagi ODHA dengan menggandeng organisasi komunitas.
Baca juga: Lebih Baik Makan Pakai Tangan atau Sendok Sih?
4. Kelompok masyarakat adat
Hambatan vaksinasi:
- Infrastruktur: jauhnya jarak layanan, transportasi yang tidak memadai atau mahal, rumitnya prosedur, serta minim pendampingan.
- Administrasi: tidak punya NIK atau KTP.
- Sosial: rasa enggan, curiga, dan tidak percaya terhadap kebijakan serta layanan pemerintahan termasuk vaksinasi.
- Bahasa: informasi seputar covid-19 dan vaksin tidak sampai atau tidak tersampaikan dengan efektif.
Upaya penjangkauan:
- Meniadakan syarat NIK atau KTP.
- Melibatkan organisasi masyarakat sipil atau tokoh kunci masyarakat adat setempat untuk edukasi awal dan melakukan penjangkauan khusus vaksinasi yang tidak memaksa masyarakat adat keluar daerahnya.
Baca juga: Viral Restoran Kebanjiran, Pengunjung Malah Makin Ramai dan Kegirangan
(Hantoro)