DUA kerangka anak kecil yang hidup 3.600 tahun lalu ditemukan dalam penggalian dilakukan oleh tim arkeolog di Arslantepe Mound, situs warisan dunia UNESCO yang menyimpan sejarah 7.000 tahun lalu di provinsi timur Malatya, Turki.
Profesor Francesca Balossi Restelli yang memimpin penggalian tersebut mengatakan bahwa penggalian telah berlangsung selama dua bulan dan akan selesai pada 7 Oktober 2021.
Menurut Restelli, mereka sudah mencapai lapisan Chalcolithic Akhir selama penggalian tahun ini dan menemukan rumah-rumah elit di sana.
Baca juga: Gerbang Kuil Zeus Magnesia Ditemukan, Lokasi Ini Kota Terkemuka Zaman Kuno
"Kami sudah berada di tanah rumah. Di sol, kami menemukan berbagai keramik, termasuk keramik kecil, besar, dan yang sangat berbeda. Ada pot keramik dan gelas kecil, serta menemukan lemari yang terbuat dari biji-bijian dan lumpur,” katanya kepada kantor berita Anadolu Agency.
Ada tiga ruangan yang penuh dengan keramik. “Kami sedang mengeluarkannya dan mengambil sampel dari pangkalan untuk analisis kimia. Dengan analisis ini, kami akan memperoleh lebih banyak informasi,” ujar Restelli seperti dilansir dari Hurriyet Daily News, Sabtu (2/10/2021).
Restelli mengatakan, bahwa jarum yang terbuat dari tulang hewan juga ditemukan di tempat ini. Jarum tersebut digunakan untuk membuat pakaian pada waktu itu.
Vas dan guci besar juga ditemukan selama penggalian dan digunakan untuk mengawetkan produk pertanian. Dua dari guci itu berisi kerangka dua anak.
Baca juga: Keunikan Salt, Kota Bersejarah yang Jadi Situs Warisan Dunia Baru
Restelli menyatakan bahwa kerangka-kerangka yang ditemukan di dalam guci itu berasal dari periode Kalkolitik Akhir sekitar 3.600 SM.
“Tanggal pasti dari kerangka itu, serta apakah anak-anak itu memiliki penyakit atau tidak akan terungkap pada akhir pemeriksaan.” sambungnya.