Dalam proses penciptaan bomber jaket batik, Yos mengakui ada kesulitan yang dihadapi, khususnya dalam hal produksi. Hal ini terjadi karena produksi item fashion tersebut lebih rumit dengan detail yang mesti tetap indah.
"Proses produksi lebih kompleks. Pada proses pembuatan kemeja misalnya, bila motif bagian tengah enggak ketemu, kami tinggal geser kancing. Nah, kalau pada bomber jaket batik, bagian tengah adalah zipper dan mesti dipasang sangat presisi batik tulisnya. Jadi supaya batiknya bertemu, diperlukan keahlian khusus dan sangat detail," papar Yos.
Sementara itu, ada alasan khusus mengapa Yos begitu tertarik mengolah batik tulis dibandingkan jenis batik lainnya. Menurut dia, ada nilai filosofis yang begitu kuat di setiap helai kain batik tulis.
"Batik tulis adalah karya seni yang sangat indah, enggak kalah dibandingkan produk fashion luar negeri. Batik tulis Indonesia bahkan memiliki nilai lain yaitu sangat otentik, memiliki filosofi, dan karena dibuat handmade bukan mesin, ada nilai luhur di dalamnya," tambah Yos.
(Helmi Ade Saputra)