PENURUNAN jumlah kasus positif Covid-19 di Indonesia membuat pemerintah membuka kembali beberapa sekolah. Pembelajaran Tatap Muka (PTM) pun bisa dilakukan di beberapa wilayah, tentunya dengan protokol kesehatan yang ketat.
Tapi, masalah timbul setelah beberapa sekolah melaporkan ada sejumlah siswa yang terpapar Covid-19. Sejumlah klaster sekolah bermunculan imbas dari PTM yang kembali dibuka.
Pakar Epidemiologi Universitas Grifftith Australia, Dicky Budiman, mengatakan langkah pemerintah memulai kembali PTM adalah keputusan yang tepat. PTM memang harus jadi prioritas dibanding membuka-buka sektor lain. Sebab ini adalah masalah masa depan, dan pendidikan anak-anak yang tidak bisa kembali waktunya.
“Anak-anak membutuhkan rangsangan tidak hanya dari video, tapi harus secara langsung seperti beraktivitas dan bermain. Dan masa-masa seperti ini tidak bisa kembali lagi, jadi kalau sampai terlewatkan ya akan rugi besar. Oleh karena itu strategi yang harus dilakukan pemerintah di setiap sektor dan level harus bisa menunjang atau berpihak pada anak,” kata Dicky, saat dihubungi MNC Portal, Jumat (24/9/2021).