6. Ibu harus mengurangi makanan yang berpotensi menghasilkan gas
Bagi Ibu menyusui harus mengurangi makanan yang dikonsumsinya karena hal ini bisa berdampak pada si kecil. Kurangi makanan seperti produk susu, bawang, kafein, dan kol.
7. Gunakan obat tetes simetikon
(10 Cara Mengatasi Perut Kembung pada Bayi, Boldsky)
Obat simetikon bekerja dengan cara mendorong gas dalam lambung dan usus sehingga gas dapat lebih mudah keluar. Meskipun obat ini tergolong cukup aman digunakan pada bayi tapi lebih baik konsultasikan dahulu kepada dokter anak.
8. Coba dengan Teh Chamomile
Konsultasi ke dokter anak, tapi biasanya untuk bayi yang menyusu dengan botol para dokter menyarankan untuk mencampurkan beberapa tetes teh chamomile hangat (jangan panas) menggunakan pipet bersama dengan susu. Teh chamomile dikenal cukup efektif untuk perut kembung dan mengatasi kolik (kontraksi pada usus bayi).
9. Pilih jenis dot bayi beraliran rendah
Kesalahan dalam memilih ukuran dot pada botol susu dapat menyebabkan kembung karena terlalu banyak menelan udara. Aliran dot yang terlalu besar dapat membuat si kecil menelan terlalu cepat dan tidak sesuai dengan usia mereka. Pilih aliran dot yang lebih perlahan agar mengurangi gas masuk.
10. Jangan tunggu bayi lapar
Ada baiknya sebelum bayi menangis kelaparan, segera beri susu. Saat bayi menangis udara semakin mudah masuk dan menyebabkan perut kembung. Jadi pelajari tanda-tanda yang menunjukkan si kecil mulai lapar sebelum ia menjadi rewel.
Nah, 10 cara mudah ini dapat Bunda coba praktekkan di rumah, tapi jika perut kembung pada bayi disertai dengan diare, berat badan tidak bertambah, ruam dan ada darah pada feses lebih baik langsung periksakan si kecil ke dokter ya!
(Helmi Ade Saputra)