KARYA seni tertua di dunia telah ditemukan berupa tangan dan jejak kaki yang dibuat oleh anak-anak sekitar 226.000 tahun yang lalu. Para peneliti mengatakan, cetakan yang ditemukan di Tibet itu sengaja dibentuk dalam sebuah pola.
Tetapi yang lain kurang percaya dan memandangnya sebagai sebuah kebetulan. Namun, jika dilihat sebagai seni, cetakannya lebih dari 100.000 tahun lebih tua dari lukisan gua paling awal yang ditemukan di Indonesia.
Diyakini bahwa lima jejak tangan dan lima jejak kaki ditinggalkan oleh orang Denisovans, kerabat jauh manusia modern di sebuah tanjung berbatu di Quesang di Dataran Tinggi Tibet.
Baca juga: Ukiran Tulang Berusia 50.000 Tahun Ditemukan, Ilmuwan Ungkap Makna di Baliknya
Melansir dari Daily Mail, Selasa (21/9/2021), mereka diciptakan oleh seorang anak berusia 7 dan 12 tahun, analisis menunjukkan. Mereka ditekan menjadi batu kapur lunak yang kemudian mengeras sekitar 169.000 hingga 226.000 tahun yang lalu.
Penelitian yang dipublikasikan di Science Bulletin ini dipimpin oleh tim dari institusi seperti Cornell dan Bournemouth University.
Ilmuwan peneliti di College of Arts and Sciences di Cornell, Thomas Urban, mengatakan: 'Jejak-jejak itu berasal dari pertengahan era Pleistosen, jadi berasal dari antara 169.000 dan 226.000 tahun yang lalu.
“Itu akan menjadi permukaan yang licin dan miring. Anda tidak akan benar-benar melewatinya, seseorang tidak jatuh seperti itu, jadi mengapa membuat susunan cetakan ini?
“Mereka jelas tidak sengaja ditempatkan dan tidak ada penjelasan yang menyatakan untuk ini. Jadi, apa itu?
'Pertanyaannya adalah: Apa artinya ini? Bagaimana kita menafsirkan cetakan ini?
Sudut pandang saya adalah, dapatkah kita menganggap ini sebagai perilaku artistik, perilaku kreatif, sesuatu yang sangat manusiawi. Sisi yang menarik dari ini adalah bahwa ini sangat awal.'
Baca juga: Langka! Gambar Ukiran Kakbah Berusia 2 Abad Dilelang Online
Dia menambahkan: 'Anak-anak muda ini melihat media ini dan dengan sengaja mengubahnya.
“Kami hanya bisa berspekulasi lebih dari itu. Ini bisa menjadi semacam pertunjukan, pertunjukan langsung, seperti seseorang berkata, "Hei lihat aku, aku telah membuat sidik jariku di atas jejak kaki ini".'
Dia menambahkan: 'Saya pikir kita dapat membuat kasus yang solid bahwa ini bukan perilaku utilitarian. Ada sesuatu yang menyenangkan, kreatif, mungkin simbolis tentang ini.