Studi Sebut Proteksi Vaksin Moderna Berkurang, Bukti Butuh Suntikan Booster?

Pradita Ananda, Jurnalis
Jum'at 17 September 2021 07:34 WIB
Vaksin Moderna (Foto : Marca)
Share :

PRODUSEN vaksin Moderna baru saja merilis data terbaru dari hasil uji coba vaksin Covid-19 yang mereka kembangkan, MRNA.O.

Dalam rilis resmi yang dikeluarkan oleh Moderna Inc, seperti dikutip Reuters, Kamis (16/9/2021) dari data baru uji coba besar-besaran vaksin MRNA.O menunjukkan bahwa perlindungan yang ditawarkan vaksin terlihat berkurang dengan seiringnya waktu. Merujuk pada hasil uji coba tersebut, maka didukung untuk adanya dosis penguat atau suntikan booster.

Analisis yang dirilis pada Rabu 15 September kemarin tersebut menunjukkan ada celah terkait kemanjuran di vaksin Moderna seiring berjalannya waktu. Yakni dengan tingkat infeksi yang lebih tinggi di antara orang-orang yang divaksinasi sekitar 13 bulan lalu dibandingkan dengan orang-orang yang divaksinasi sekitar delapan bulan lalu. Sebagai catatan, studi ini belum menjalani peer review.

Beberapa penelitian baru-baru ini menunjukkan bahwa vaksin Moderna mungkin memiliki keunggulan dibandingkan vaksin serupa dari produsen lainnya, seperti Pfizer-BioNTech dalam hal mempertahankan kemanjuran dari waktu ke waktu.

Baca Juga : Studi Sebut Campuran Vaksin dari China Hasilkan Respon Antibodi Lebih Kuat

Para ahli mengatakan perbedaan itu kemungkinan karena, dosis RNA messenger (mRNA) pada vaksin Moderna yang lebih tinggi dan interval yang sedikit lebih lama antara suntikan dosis pertama dan yang kedua.

Per 1 September 2021, Moderna Inc sendiri sudah menyerahkan aplikasi ke Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika, FDA agar bisa mendapatkan izin terkait suntikan booster.

Dalam analisis barunya, Moderna membandingkan kinerja vaksin pada lebih 14000 orang yang divaksinasi pada Juli dan Oktober 2020 dengan sekitar 11000 orang yang awalnya masuk dalam kelompok plasebo yang divaksin antara Desember 2020 dan Maret 2022.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya