SINGAPURA memiliki sejumlah tempat wisata. Selain itu, Anda yang beragama Islam tak perlu khawatir, karena di beberapa kawasan negara ini Muslim friendly atau ramah bagi Muslim.
Setelah pandemi COVID-19 berlalu, Anda bisa pelesiran dengan aman dan nyaman ke Singapura. Mengunjungi beberapa spot menarik, dan tentunya yang ramah bagi muslim.
Baca juga: 5 Destinasi Wisata Kuliner Populer di Singapura, Dikunjungi Selebriti hingga Pemimpin Dunia
Dikutip dari siaran pers Tourism Board (STB) Indonesia, berikut ini delapan aktivitas menarik saat mengunjungi Singapura.
1. Chinatown
Salah satunya ialah kawasan Chinatown merupakan kawasan bersejarah di Singapura yang juga ramah Muslim.
Kawasan Pecinan ini, dapat menjadi tempat wisata budaya dan sejarah yang menyenangkan di Singapura. Meski demikian, Anda akan tetap menemukan sesuatu yang aman bagi muslim. Misalnya makanan halal bisa Anda temukan di area Chinatown.
Chinatown Singapura (Wanderers and Warriors)
2. Nuansa Dia Sisi Zaman
Hal menarik lainnya di Chinatown Singapura adalah Anda dapat menemukan perpaduan dua sisi zaman yang harmonis. Ada sisi bersejarah yang penuh kenangan dan sisi modern yang memikat.
Nuansa yang berbeda di Chinatown ini, Anda akan merasakan suasana sejarah berdirinya Singapura. Hingga kini menjadi negara yang tak pernah sepi disinggahi wisatawan.
3. Mengunjungi 4 Tempat Ibadah
Selanjutnya di Singapura terdapat empat ibadah dari agama berbeda. Lokasinya sangat dekat di Chinatown, jadi Anda tidak perlu bepergian jauh untuk mengunjungi tempat-tempat ibadah.
Empat tempat ibadah yang dimaksud yaitu Masjid Jamae (Chulia), Kuil Sri Mariamman, Buddha Tooth Relic Temple & Museum, dan Gereja Fairfield Methodist.
Bagi Anda yang muslim tidak perlu khawatir untuk mencari masjid, karena sudah tersedia Masjid Jamae (Chulia) yang dapat disinggahi.
4. Berkunjung ke rumah tradisional peranakan NUS Baba House
Selanjutnya rumah bersejarah yang dibangun pada 1857. Ini merupakan aset sejarah Singapura yang menceritakan budaya peranakan Singapura.
Arsitektur dan interior NUS Baba House yang mencerminkan peranakan tradisional, semuanya dalam kondisi masih utuh dan sangat baik.
Baca juga: Singapura Mulai Izinkan Turis Asing Berkunjung, WNI Boleh Masuk?
NUS sendiri merupakan singkatan dari National University of Singapore yang membeli dan memugar rumah ini.
Di sini Anda dapat menemukan lebih dari 2.000 artefak barang antik dan hiasan khas Peranakan. Dari mebel, peralatan rumah tangga, keramik, foto, buku, tekstil, dan lukisan.