Ditanya Kapan Indonesia Bebas Pandemi, Epidemiolog: 2025

Muhammad Sukardi, Jurnalis
Selasa 14 September 2021 18:01 WIB
Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)
Share :

Itu kenapa protokol kesehatan tidak boleh berhenti dilakukan sekalipun vaksinasi terus banyak diberikan ke masyarakat. Selain itu, tentu saja upaya vaksinasi yang merata di semua daerah perlu dilakukan sesegera mungkin.

Pandemi bisa dikatakan hilang jika 2 benua saja dinyatakan dalam kondisi terkendali. "Terkendali di sini artinya, kasus Covid-19 paling banyak 10:1.000.000 penduduk, kematian 2:1.000.000 penduduk, dan positivity rate di angka 0 sekian persen enggak pernah lebih dari itu," terangnya.

Faktor lain yang menentukan tentu saja berapa cakupan vaksinasi yang sudah diberikan ke masyarakat. Pasalnya, dengan tingginya angka Vaksinasi maka akan membuat kekebalan kelompok atau herd immunity lebih nudah tercapai.

"Idealnya itu di atas 85% per negara untuk varian baru ini. Ini yang paling berat untuk negara, soal vaksin beredar teori konspirasi dan kesediaan vaksin pun susah," tambah Dicky. 

(Martin Bagya Kertiyasa)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Women lainnya