Gua Tapak Raja dahulu dijadikan tempat ritual bagi masyarakat setempat, namun seiring perkembangan zaman, maka banyak yang tidak lagi memanfaatkannya untuk ritual.
Meski demikian, masih ada satu atau dua warga yang masih memanfaatkan gua tersebut untuk ritual tertentu, hal ini dapat dilihat dari bekas sesaji yang ada dalam gua tersebut.
"Untuk pengembangan destinasi wisata gua, belum ada bantuan dari pihak lain. Satu-satunya anggaran yang digunakan adalah peningkatan jalan mengarah ke goa yang anggarannya dari desa setempat, yakni dari Dana Desa," tutupnya.
(Rizka Diputra)