Setelah menyelesaikan uji klinis pada anak di bawah umur dengan vaksin Abdala dan Soberana, Kuba akhirnya memutuskan untuk memulai vaksinasi untuk anak-anak pada hari Jumat 3 September lalu dimulai dengan anak-anak berusia 12 tahun ke atas. Lalu pada Senin 6 September kemarin, vaksin Covid-19 mulai didistribusikan pada kelompok usia anak-anak 2-11 tahun di Provinsi Cienfuegos.
Vaksin Kuba, yang pertama kali dikembangkan di Amerika Latin sendiri diketahui belum menjalani scientific peer review atau review sejawat ilmiah internasional.
Vaksin Covid-19 buatan Kuba, dibuat dengan didasarkan pada teknologi protein rekombinan, platform yang sama seperti yang digunakan oleh vaksin Novavax dari Amerika Serikat dan Sanofi dari Perancis, yang saat ini diketahui tengah menunggu persetujuan dari WHO.
Tidak seperti jenis mRNA yang membutuhkan tempat penyimpanan khusus dengan ultra cold chain, vaksin teknologi protein rekombinan disebutkan tidak memerlukan suhu pendinginan yang ekstrem.
(Martin Bagya Kertiyasa)