POLISI Norwegia menyita sejumlah besar artefak arkeologi yang dilaporkan hilang oleh pihak berwenang Irak, termasuk apa yang dianggap sebagai lempengan berhuruf paku dari Mesopotamia kuno.
Benda-benda itu ditemukan oleh Otoritas Nasional Norwegia untuk Investigasi dan Penuntutan Kejahatan Ekonomi dan Lingkungan (Oekokrim), yang membantu Kementerian Kebudayaan Norwegia dalam pencarian.
Baca juga: Mau Naik Kapal Pesiar Terbesar di Dunia? Siapkan Uang Rp200 Miliar
Barang-barang itu telah menjadi bagian dari koleksi pribadi di Norwegia, dan sementara beberapa saksi diperiksa, tidak ada tuntutan pidana, kata seorang juru bicara polisi kepada Reuters.
"Secara total, hampir 100 benda penting warisan budaya global telah disita," kata Oekokrim dalam sebuah pernyataan, Jumat.