Benarkah Ada Efek Jangka Panjang Vaksin Pfizer dan Moderna?

Muhammad Sukardi, Jurnalis
Selasa 31 Agustus 2021 10:42 WIB
Ilustrasi vaksin covid-19. (Foto: Reuters)
Share :

Linial menambahkan, dirinya sangat memahami bahwa segala sesuatu tentang vaksin covid-19 sangatlah baru dan awam bagi banyak pihak. "Ini adalah terobosan yang sangat mengejutkan," katanya.

Terlebih soal vaksin mRNA. Sesuatu yang sangat baru dan terjadi hanya di saat pandemi covid-19. Ya, vaksin yang umumnya ada itu berupa virus yang dilemahkan atau tidak aktif, sedangkan vaksin mRNA adalah sel protein yang memicu respons imun di dalam tubuh.

Baca juga: Alasan Anak Usia di Bawah 12 Tahun Belum Boleh Disuntik Vaksin Covid-19 

"Respons imun itu yang menghasilkan antibodi dan kemudian bertugas melindungi tubuh dari infeksi jika virus yang sebenarnya masuk ke dalam tubuh," ungkap Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) dalam paparan resminya.

Brosh menegaskan bahwa dengan sistem kerja seperti itu, tidak kemudian mengubah kode genetik seseorang. Sebaliknya, mRNA lebih seperti perangkat USB yang dimasukkan ke dalam komputer yang mana itu berarti perangkat tersebut tidak memengaruhi hard drive komputer itu sendiri.

Baca juga: Usai Vaksinasi di MNC Studios, Siswa SMP Ini Tidak Sabar Ingin Sekolah Tatap Muka 

"Messenger RNA adalah molekul yang sangat rapuh, artinya dapat dihancurkan dengan sangat mudah. Jika Anda meletakkan mRNA di atas meja, dalam satu menit tidak ada partikel mRNA lagi di sana. Ini berbeda dengan DNA yang stabil," papar Linial.

Ia menambahkan, "Bahwa kerapuhan ini berlaku untuk mRNA makhluk hidup apa pun, apakah itu milik tanaman, bakteri, virus, atau manusia."

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya