Ada pula sebuah studi komprehensif dari Korea Selatan, menunjukkan anak dalam rentang usia kurang dari 10 tahun memiliki kemungkinan risiko penularan Covid-19 yang lebih kecil daripada orang dewasa.
Namun, anak-anak yang berusia 10 tahun atau lebih dapat menularkan virus ini dalam tingkat yang sama dengan orang dewasa.
Dikatakan Dr Natasya Ayu Andamari, SpA, karena itu, vaksinasi untuk anak usia 12 tahun ke atas harus dilakukan. Fakta lain menunjukkan anak kecil dan yang berusia lebih tua memiliki kemungkinan yang sama untuk terinfeksi.
“Vaksin dapat mencegah Anda terkena dan menyebarkan virus yang menyebabkan Covid-19. Vaksin Covid-19 juga mencegah Anda sakit parah bahkan jika Anda memang terkena Covid-19," ujarnya dilansir dari Good Doctor, Kamis (26/8/2021).
Ketika anak-anak disuntik vaksin Covid-19, maka bisa ikut melindungi orang-orang di sekitarnya. Terutama orang-orang yang berisiko tinggi terkena penyakit parah akibat Covid-19.
"Jika Anda adalah orang tua yang ingin melindungi anak-anak Anda, jangan tunda untuk segera divaksinasi," katanya.
Sementara itu, ungkapnya, orangtua yang telah divaksinasi, tidak hanya melindungi diri mereka sendiri, tetapi juga melindungi anak-anaknya.
Dr Natasya menegaskan, vaksin memang tidak bisa melindungi sampai 100%. Oleh karena itu, orangtua harus mengajak anak untuk tetap wajib menerapkan protokol kesehatan dalam kehidupan sehari-hari.