Belajar dari Deddy Corbuzier, Waspada Demam Minggu Kedua Covid-19 Bisa Sebabkan kematian!

Muhammad Sukardi, Jurnalis
Selasa 24 Agustus 2021 12:21 WIB
Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)
Share :

Di sisi lain, seorang dokter paru dan perawatan kritis di Ronald Reagan UCLA Medical Center di Los Angeles, Russell G. Buhr, menerangkan bahwa keparahan pasien Covid-19 di 'second-week crash' terjadi karena sel-sel baik di paru-parunya dibunuh virus yang membuat paru-paru pasien tetap terbuka dan menyebabkan pertukaran oksigen dan karbondioksida tidak berjalan baik.

"Jadi, paru-paru menyebarkan karbon dioksida ke tubuh dan ini yang menyebabkan peradangan semakin serius," ungkapnya.

Buhr menambahkan, situasi demam minggu kedua Covid-19 juga dapat memperburuk kondisi pasien Covid-19 karena penggunaan ventilator terutama di rumah sakit yang kewalahan. Maksudnya, dokter di rumah sakit itu tidak dapat memkasimalkan penggunaan alat dan malah memaksa oksigen masuk ke paru-paru.

"Terlalu banyak tekanan pada paru-paru yang tegang dapat menghasilkan lebih banyak respons peradangan terhadap virus corona dan ini memperburuk penyumbatan kantung udara yang disebut alveoli," papar Buhr.

"Perawatan orang yang kritis itu sangat rumit. Ventilator tidak bekerja seperti obat. Menyesuaikan ventilator membutuhkan banyak upaya langsung dan ini menjadi masalah ketika rumah sakit kewalahan menangani pasien," tambahnya.

(Martin Bagya Kertiyasa)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Women lainnya