Ribuan wisawatan yang akan masuk objek wisata langsung diminta putar balik. Berdasarkan laporan dari petugas di lapangan, wisatawan berasal dari wilayah Solo Raya, Magelang, hingga Semarang.
"Kami mengimbau calon wisatawan agar tidak datang terlebih dahulu. Mohon bersabar karena penutupan ini agar semuanya kondusif terlebih dahulu. Kami mohon maaf atas kebijakan meminta seluruh wisatawan untuk putar balik. Kebijakan ini demi kebaikan bersama," kata Harry.
Harry juga mengakui adanya PPKM ini, Pemkab Gunung Kidul harus kehilangaan potensi pendapatan asli daerah hingga belanja wisatawan sebesar Rp25 miliar.
"Tingkat kunjungan rata-rata 40.000 orang per minggu. Jika sampai 30 Agustus 2021 penutupan sekitar delapan minggu," katanya.
(Salman Mardira)