Akso mengatakan selama penerapan PPKM, otomatis semua tempat wisata ditutup, padahal dari sektor tersebut banyak warga yang bergantung nasibnya, seperti pengelola, pedagang, dan lainnya.
Untuk itu, ia sangat berharap sektor pariwisata bisa kembali dibuka, meskipun harus ada pembatasan dari kapasitas yang ada.
"Kalau dibuka dan dibatasi 25 persen seperti mal, kami juga siap, asalkan dibuka," ujarnya.
(Salman Mardira)