Selain itu, pemberian langsung ini juga dilatarbelakangi agar karakter monyet yang ada di DTW Sangeh tidak hilang, yang terbiasa berinteraksi dengan manusia.
“Monyet-monyet yang ada di sini, sudah terbiasa berinteraksi dengan manusia. Kami khawatir, jika interaksi ini hilang, maka pada saat dibuka nantinya, akan menimbulkan sedikit masalah," ungkapnya.
Kendati menerima segala jenis buah-buahan, pengunjung juga diperbolehkan membawa makanan lain berupa kacang. Sebab, kacang-kacangan ini menjadi camilan favorit bagi monyet-monyet penghuni Daya Tarik Wisata Sangeh.
(Rizka Diputra)