Tiap Bulan Tekor, Objek Wisata Terbesar di Jatim Ini Diambang Kebangkrutan

Avirista Midaada, Jurnalis
Senin 09 Agustus 2021 13:03 WIB
Tempat wisata Jatim Park di Kota Batu, Jawa Timur (Foto: MNC Portal/Avirista Midaada)
Share :

KEBIJAKAN PPKM Level 4 membuat pengelola tempat wisata Jatim Park Grup mengeluh. Betapa tidak, mereka mengklaim telah merugi hingga miliaran rupiah. Bahkan karena rugi miliaran setiap bulannya, objek wisata terbesar di Jawa Timur itu terancam bangkrut.

Padahal, selama ini Jatim Park Grup menjadi salah satu andalan destinasi di Kota Batu dan Jawa Timur, hampir sebagian besar wisatawan di Jawa Timur menjadi andil dari 15 destinasi wisata yang ada.

Marketing and Public Relation Manager Jatim Park Grup, Titik S. Ariyanti kepada MNC Portal Indonesia mengakui bila setiap bulannya pihak manajemen Jatim Park Grup selalu mengeluarkan biaya operasional tak kurang Rp4 miliar sebulan.

Dana sebanyak itu dialokasikan untuk beberapa pos mulai gaji 1.700 karyawan, pembayaran listrik, WiFi, pajak, hingga membeli obat-obat tanaman, hingga pakan satwa di tiga kebun binatang yang mereka kelola.

Jumlah gaji pekerja tersebut bahkan, sudah dilakukan efisiensi hingga 50 persen per orangnya. Penerimaan gaji 50 persen ini telah diberlakukan ke seluruh pekerja Jatim Park Grup sejak 1,5 tahun pandemi Covid-19 melanda.

"Hampir 1,5 tahun menggaji karyawan sebesar 50 persen. Kalau misalkan dihitung UMR katakanlah Rp3 juta di Kota Batu rata-rata satu orang, yang mendapatkan gaji 1,5 juta per orang," kata dia, Senin (9/8/2021).

Baca juga: Pendapatan Nihil, Ribuan Pekerja Tempat Wisata di Kota Batu Terancam PHK

(Foto: MPI/Avirista Midaada)

Beberapa cara efisiensi lain dengan mematikan kebutuhan listrik di beberapa destinasi kata dia, juga telah dilakukan. Bahkan para pekerja yang masuk karena pembatasan juga terpaksa hanya dibatasi 25 persen saja, dengan sistem satu hari masuk satu hari libur.

Namun langkah itu sendiri menurutnya, masih cukup berat dilakukan, bila tak ada pemasukan yang sebanding dengan beban operasional pihaknya. Alhasil, pembicaraan penutupan Sejumlah destinasi dan menjual aset mulai digaungkan jajaran direksi Jatim Park Grup.

"Itulah kenapa kalau sampai akhir tahun kondisi kita masih seperti ini, kita mungkin akan menjual secara bertahap aset, mungkin secara bertahap, yang selama ini sama sekali tidak pernah kita pikirkan," tuturnya.

Baca juga: PPKM Diperpanjang, 10 Hotel Besar di Kota Batu "Mati Suri"

Ancaman kebangkrutan pun disebut telah membayangi jajaran direksi Jatim Park Grup, padahal selama ini pihaknya bersama direksi dan pekerja lain tak pernah berpikir untuk hal tersebut. Namun dengan sepinya pengunjung apalagi saat ini tutup tak beroperasi dan tak ada pemasukan, bisa saja hal tersebut bakal terjadi.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya