8 Cara Atasi Nyeri Sendi Usai Terinfeksi Covid-19

Antara, Jurnalis
Rabu 04 Agustus 2021 06:33 WIB
Ilustrasi nyeri sendi penyintas covid-19. (Foto: Freepik)
Share :

GEJALA nyeri sendi atau otot dilaporkan dialami oleh mereka yang sembuh dari covid-19. Kondisi ini bahkan berlangsung cukup lama, yakni lebih dari satu bulan. Gejala tersebut bisa jadi radang sendi atau arthritis, demikian menurut pakar reumatologi asal India dr Parikshit Sagdeo.

"Pada pasien covid-19, kebanyakan obat untuk mengobati rheumatoid arthritis digunakan, sehingga banyak orang, termasuk para klinisi, menganggap pasien sembuh covid-19 aman dari radang sendi. Tetapi, kami melihat banyak pasien yang mulai menderita radang sendi selama fase usai covid-19," jelasnya, seperti dilansir laman Times of India, Rabu (4/8/2021).

Baca juga: Sakit Bahu Padahal Gak Olahraga? Hati-Hati Gejala Serangan Jantung 

Ia mengatakan, kondisi ini bahkan bisa terjadi ketika sudah tak ada infeksi di dalam tubuh. Menurut dr Parikshit, bukan karena obat covid-19 tetapi perubahan kekebalan tubuh akibat penyakit yang disebabkan virus SARS-CoV-2 itulah bertanggung jawab pada kejadian arthritis.

Apabila Anda mengalami nyeri lutut atau sendi selama lebih dari empat minggu setelah pemulihan, sebaiknya berkonsultasi ke dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Konsultan reumatologi asal India dr Saurabh Chahande mengatakan virus SARS-CoV-2 menyebabkan gangguan rematik pada banyak pasien, sehingga kemungkinan peningkatan rheumatoid arthritis usai covid-19 tidak boleh diabaikan.

Cara Mengatasi Nyeri Sendi

Nyeri sendi atau arthritis mengacu pada berbagai kondisi yang melibatkan rasa sakit dan peradangan pada persendian. Dokter dapat meresepkan obat untuk menghilangkan rasa sakit akibat radang sendi ini, tetapi sebelumnya ada cara alami yang bisa pasien lakukan.

1. Mengelola berat badan

Berat badan Anda dapat berdampak besar pada gejala radang sendi. Bobot tubuh yang berlebih memberi lebih banyak tekanan pada persendian terutama lutut, pinggul, dan kaki Anda.

American College of Rheumatology and Arthritis Foundation (ACR/AF), seperti dikutip dari Healthline, sangat menganjurkan Anda menurunkan berat badan terutama bila mengalami osteroarthirits (OA) dan kelebihan berat badan atau obesitas. OA terutama saat tulang rawan aus lalu menyebabkan tulang bergesekan, rusak, dan radang.

Mengurangi tekanan pada persendian dengan menurunkan berat badan dapat membantu meningkatkan mobilitas, mengurangi rasa sakit dan mencegah kerusakan pada sendi di masa depan.

Baca juga: Osteoporosis Hanya Serang Orang Tua, Benarkah? 

2. Berolahragalah yang cukup

Kegiatan ini juga dapat mengelola berat badan Anda, menjaga sendi fleksibel, memperkuat otot-otot di sekitar sendi Anda. Ada beragam latihan berdampak rendah yang bisa Anda pilih seperti berjalan, bersepeda, senam, dan beraktivitas di air seperti berenang.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya