Alasan dia, kedatangan dan keberangkatan penumpang domestik lebih mengarah untuk kepentingan bisnis atau mendesak.
"Kalaupun ada untuk kegiatan liburan, warga belum menggunakan jasa layanan perusahaan anggota Asita. Hingga saat ini bisnis perusahaan perjalanan wisata masih belum jalan," kata Solahuddin.
(Rizka Diputra)