"Kita bersyukur dengan peningkatan kapasitas testing dalam sebulan terakhir 50-200 ribuan, kasus yang tadinya kita prediksi di 70 ribu, sekarang kita amati puncaknya di 57 ribu," sambungnya.
Baca Juga : Menkes: Favipiravir Gantikan Oseltamivir sebagai Obat Antivirus
Menkes mengatakan masih akan terus meningkatkan testing ini, kalau perlu sampai 300-400 ribu secara bertahap supaya. Tujuannya untuk benar-benar mengetahui kondisi Covid-19 di masyarakat.
“Kami akan segera menangani kalau ada yang terinfeksi dan diisolasi supaya tidak menular, sementara yang sakit akan kita rawat di rumah sakit supaya tidak telat dan berakhir fatal. Sebab penyakit ini kalau dirawat dengan cepat dan tepat, maka akan tertangani. Akibat penurunan kasus positif ini, tekanan rumah sakit terutama di daerah-daerah seperti DKI Jakarta dan Jawa Barat sudah mengalami penurunan yang sangat signifikan,” tuntasnya.
(Helmi Ade Saputra)