Studi: Dosis Kedua Vaksin AstraZeneca Tidak Tingkatkan Risiko Pembekuan Darah

Pradita Ananda, Jurnalis
Kamis 29 Juli 2021 11:20 WIB
Vaksin AstraZeneca. (Foto: Reuters)
Share :

PRODUSEN vaksin covid-19 asal Inggris, AstraZeneca, diketahui baru saja menggelar studi untuk meneliti vaksin yang mereka produksi. Hasil studi tersebut telah dipublikasikan Rabu 28 Juli 2021 di jurnal 'The Lancet' dan mendapati adanya risiko kecil pembekuan darah (blood clot) setelah suntikan dosis pertama Vaksin AstraZeneca. Tapi, risiko kecil ini tidak ditemukan usai suntikan dosis kedua.

Dikutip dari laman Fox News, Kamis (29/7/2021), studi ini dilakukan menyusul adanya kekhawatiran perihal keamanan dan potensi efek samping dari Vaksin AstraZeneca.

Baca juga: Studi: Dua Dosis Vaksin Pfizer dan AstraZeneca Efektif Lawan Varian Delta 

Pihak AstraZeneca dalam rilis resminya menyebutkan bahwa tingkat trombosis dengan trombositopenia (TTS) setelah suntikan dosis pertama Vaxzevria adalah sekira 8,1 per juta vaksin. Sedangkan tingkat setelah dosis kedua adalah 2,3 per juta, sebanding dengan tingkat latar belakang yang diamati di populasi yang tidak divaksinasi.

Studi ini diketahui diambil dari database keamanan global AstraZeneca, data yang mencatat laporan efek samping di seluruh dunia. Data tersebut termasuk informasi yang dilaporkan hingga 30 April lalu.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya