Varian Delta Plus Mengancam Orang yang Belum Dapat Vaksin Covid-19

Muhammad Sukardi, Jurnalis
Rabu 28 Juli 2021 10:11 WIB
Ilustrasi Varian Delta Plus Covid-19. (Foto: Kjpargeter/Freepik)
Share :

SETIAP jenis virus akan bermutasi, termasuk SARS-CoV2 penyebab covid-19. Sudah banyak jenis mutasi yang muncul, dan yang terbaru di Indonesia adalah Varian Delta Plus.

Varian Delta Plus merupakan mutasi dari Varian Delta Covid-19. Varian dengan simbol AY.1 ini bahkan diketahui lebih berbahaya dibandingkan varian sebelumnya. Salah satu sifat yang dimiliki Varian Delta Plus adalah resisten terhadap obat covid-19 maupun terapi antibodi.

Baca juga: Apakah Vaksin Covid-19 Cukup Kuat Melawan Varian Delta Plus? 

Di India, Varian Delta Plus cukup mendominasi lonjakan kasus covid-19. Beberapa orang yang terinfeksi varian ini bahkan harus dirawat di rumah sakit.

"Kebanyakan adalah orang yang belum divaksin covid-19," terang laporan Rutherford Source, Rabu (28/7/2021).

Lantas, mengapa Varian Delta Plus berbahaya?

CNN mencatat Varian Delta Plus 40 hingga 60 persen lebih berbahaya dibandingkan Varian Alpha. Itu karena Varian Delta Plus memiliki spike protein yang memungkinkan mereka bereplikasi lebih cepat dan lebih mudah masuk ke sel-sel paru-paru.

Baca juga: 3 Sifat Varian Delta Plus yang Mengkhawatirkan, Apa Saja? 

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) menyatakan Varian Delta Plus harus diwaspadai. Varian yang pertama kali teridentifikasi di India pada Februari 2021 itu bertanggung jawab atas lonjakan kasus covid-19 di negara tersebut dengan 4.000 orang meninggal per hari.

"Kebanyakan dari mereka yang meninggal belum mendapatkan vaksin," ungkap laporan tersebut.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya